HumasBone – Mewakili Bupati Bone, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Hj. Andi Tenriawaru, S.P., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi dan Penandatanganan Komitmen Pencapaian Target Program Swasembada Pangan Berkelanjutan melalui penerapan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) seluas 1 juta hektare Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (20/7/2026).
Rapat koordinasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan pemerintah kabupaten/kota dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional melalui penerapan sistem pertanian modern yang berbasis mekanisasi dan teknologi presisi. Program PM-AAS ditargetkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian hingga mencapai minimal 10 ton gabah per hektare melalui penerapan teknologi budidaya yang lebih efektif dan efisien.
Sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional, Kabupaten Bone terus menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan program tersebut. Hingga saat ini, PM-AAS telah diterapkan pada 893 kelompok tani yang tersebar di 214 desa pada 26 kecamatan. Tingginya antusiasme petani terlihat dari semangat mereka mengikuti pendampingan untuk mempelajari penerapan teknologi pertanian modern, mulai dari pemilihan varietas benih unggul yang sesuai dengan kondisi lahan hingga penggunaan alat tanam benih langsung (Atabela/Drum Seeder) guna menciptakan jarak tanam yang seragam, meningkatkan efisiensi biaya dan waktu, serta mendukung peningkatan produktivitas.
Program PM-AAS juga didukung dengan pendampingan intensif sejak tahap pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga panen. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan modernisasi pertanian di Kabupaten Bone semakin berkembang sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bone telah mencanangkan Tanam Padi Perdana PM-AAS di Desa Bonto Padang, Kecamatan Kahu, yang dihadiri langsung oleh Bupati Bone bersama Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian RI. Momentum tersebut menjadi awal implementasi PM-AAS di Kabupaten Bone yang kini terus berkembang dengan dukungan penuh pemerintah dan antusiasme para petani.(wf)





