Bupati dan Wabup Bone Hadiri Bulan Bakti KKP 2026, KNMP Angkue Didukung Anggaran Rp23 Miliar

BERITA175 Dilihat

HumasBone – Pemerintah Kabupaten Bone berharap Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dapat diperluas ke seluruh wilayah pesisir. Harapan tersebut disampaikan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., saat menghadiri kegiatan Bulan Bakti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun 2026 di kawasan KNMP Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, Rabu (4/11/2026).

Bupati Bone hadir didampingi Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bone, Hj. Maryam Andi Asman, dan Wakil Ketua TP PKK, Hj. Maya Damayanti A. Akmal. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Turut hadir Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan KKP RI, Fernando Jongguran Simanjuntak, S.St.Pi., M.Pi., Kepala Balai KKP Makassar, Arafah Taslim, Pj. Sekretaris Daerah Bone, Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si., anggota DPRD Bone H. Muslimin, sejumlah kepala OPD, para kepala balai lingkup KKP se-Sulawesi Selatan, serta unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa BupAAS itu menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas penempatan program KNMP di Desa Angkue. Menurutnya, program tersebut menjadi peluang strategis untuk mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan, terlebih Kabupaten Bone memiliki 11 kecamatan di wilayah pesisir dengan potensi kelautan dan perikanan yang besar. Ia berharap KNMP dapat menjadi langkah awal pengembangan kawasan serupa di seluruh kecamatan pesisir.

Bupati juga menyampaikan bahwa dukungan anggaran pemerintah pusat untuk pembangunan satu kawasan KNMP dapat mencapai Rp23 miliar. Karena itu, fasilitas yang dibangun harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong nelayan bertransformasi dari pola usaha tradisional menuju pengelolaan perikanan yang lebih modern dan produktif. Pengembangan tersebut perlu dilakukan secara terintegrasi, mulai dari penangkapan ikan, pendaratan, penyimpanan, pengolahan hingga distribusi dan pemasaran hasil perikanan.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan KKP RI, Fernando Jongguran Simanjuntak, menjelaskan bahwa Bulan Bakti KKP 2026 dilaksanakan serentak di 27 lokasi sebagai bagian dari peringatan hari jadi kementerian. Program tersebut sejalan dengan pengembangan ekonomi biru melalui peningkatan produktivitas sektor kelautan dan perikanan serta perlindungan lingkungan laut. Bupati Bone pun mengajak masyarakat, kelompok nelayan, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga fasilitas KNMP Angkue agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Pemerintah Kabupaten Bone berharap sinergi dengan KKP terus diperkuat sehingga potensi perikanan daerah dapat berkembang dan mendorong nelayan Bone naik kelas.(wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *