Ketua MPN-PP Membawakan Ceramah Umum Pancasila di Gedung Latea Riduni

32

Ketua Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (MPN-PP) Japto Soerjosoemarno, membawakan ceramah umum Pancasila dihadiri Wakil Bupati Bone, danĀ  pejabat SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bone serta pimpinan ormas di Gedung Latea Riduni Jalan Petta Ponggawe, Watampone, Selasa 25 April 2017.

Pada kesempatan itu, Japto menyampaikan, pancasila selain berkedudukan sebagai dasar negara, juga berkedudukan sebagai Ideologi Nasional bangsa Indonesia.

Jika kita mempelajari Pancasila lebih dalam menjadikan kita sadar sebagai bangsa Indonesia yang memiliki jati diri dan harus diwujudkan dalam pergaulan hidup sehari-hari untuk menunjukkan identitas bangsa yang lebih bermartabat dan berbudaya tinggi.

Untuk itulah sebagai warga negara diharapkan mendalami Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara, menguraikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara, menunjukkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta menampilkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pancasila merupakan satu kesatuan, sila yang satu tidak bisa dipisah-pisahkan dari sila yang lainnya. Keseluruhan sila di dalam merupakan suatu kesatuan organis atau suatu kesatuan keseluruhan yang bulat,”kata Japto.

Kedudukan Pancasila, ujar Japto, sebagai dasar negara, sebagaimana yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, merupakan sumber tertib hukum tertinggi yang mengatur kehidupan negara dan masyarakat.

“Fungsi pokok Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia adalah sebagai pegangan hidup, pedoman hidup, dan petunjuk arah bagi semua kegiatan hidup dan penghidupan bangsa Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia,”pungkasnya.

Sekadar diketahui, Japto merupakan salah satu tokoh organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila. Boleh dibilang, dialah satu-satunya tokoh utama organisasi tersebut selama hampir 3 dekade terakhir. Menjabat sebagai Ketua Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila sejak Musyawarah Besar Pemuda Pancasila III di cibubur tahun 1981, dan terus memimpin Pemuda Pancasila hingga saat ini.

Pada Musyawarah Besar Pemuda Pancasila IX tahun 2014 di Batu – Malang, dirinya kembali dikukuhkan menjadi Ketua Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila hingga tahun 2019. Selain aktif di Pemuda Pancasila, dia juga aktif di organisasi FKPPI (Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri ABRI). Didunia politik ia juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Patriot.

Di samping bergelut di dunia politik, dia juga adalah seorang tokoh penyayang dan pelestarian binatang WWF. Ironisnya, dia juga mempunyai hobi berburu yang dapat dilihat dari trophy yang diperolehnya dari “Big Five” di Afrika dan serta koleksi binatang-binatang yang dioffset seperti hidup yang menghiasi interior rumahnya di kawasan Ciganjur, Jakarta.