Bupati Bone Resmikan Jembatan Gantung TMMD ke-129 dan Bedah Rumah di Bontocani

BERITA5093 Dilihat

HumasBone – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama Danrem 141/Toddopuli, Kolonel Inf. Robinson Tallupadang, S.I.P., M.H., meresmikan Jembatan Gantung TMMD ke-129 Sungai Lemo yang menghubungkan Dusun Lemo dan Dusun Pattukku, serta program Bedah Rumah Layak Huni di Desa Pattukku, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Kamis (13/8/2026).

Peresmian tersebut merupakan bagian dari rangkaian launching secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia melalui konferensi virtual. Program tersebut mencakup pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan 300 titik air bersih di berbagai wilayah Indonesia.

Jembatan Gantung Sungai Lemo menjadi infrastruktur penting bagi masyarakat Desa Pattukku dan sekitarnya. Kehadirannya diharapkan memperlancar mobilitas warga, membuka akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, mendukung aktivitas ekonomi, serta mempermudah distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, turut diresmikan program Bedah Rumah Layak Huni sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian yang aman, sehat, dan layak. Bupati Bone menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Korem 141/Toddopuli, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan TMMD ke-129.

“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua dusun, tetapi juga menghubungkan harapan, membuka akses ekonomi dan memperkuat hubungan antarwarga. Begitu pula dengan bedah rumah, ini adalah bentuk kepedulian kita agar masyarakat dapat tinggal di rumah yang layak dan sehat,” ujar Bupati Bone.

Sementara itu, Danrem 141/Toddopuli Kolonel Inf. Robinson Tallupadang menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah.

Bupati Bone berharap masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan seluruh hasil pembangunan tersebut dengan sebaik-baiknya. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. (wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *