Pemkab Bone Serahkan Sertifikat Halal Gratis kepada Pelaku Usaha melalui Inovasi Kopi Bone

BERITA49 Dilihat

HumasBone – Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Perindustrian terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan daya saing pelaku usaha, khususnya UMKM, melalui program sertifikasi halal gratis yang merupakan bagian dari inovasi pelayanan publik Konsultasi dan Pelayanan Industri Bone (Kopi Bone).

Penyerahan sertifikat halal dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026, di beberapa lokasi di wilayah Kecamatan Tanete Riattang dan Tanete Riattang Barat.

Lokasi pertama berlangsung di Toko Oleh-Oleh 3 Mawar, Kelurahan Walanae, Kecamatan Tanete Riattang. Sertifikat halal diserahkan langsung oleh Sekretaris Dinas Perindustrian Kabupaten Bone, Andi Rizky Pratama, S.IP., M.Si, selaku Koordinator Inovasi Pelayanan Publik Kopi Bone, kepada owner Toko Oleh-Oleh 3 Mawar, Fitriani.

Pada kesempatan tersebut, Fitriani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bone atas kemudahan pelayanan yang diberikan.

“Pelayanan melalui inovasi Kopi Bone ini sangat membantu kami sebagai pelaku usaha. Prosesnya jelas, didampingi dari awal sampai terbit sertifikat, dan yang paling penting gratis. Dengan adanya sertifikat halal, kepercayaan konsumen meningkat,” ujar Fitriani.

Penyerahan sertifikat halal selanjutnya dilaksanakan di Resto dan Café Oasis Hotel Novena, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat. Sertifikat halal diserahkan oleh Sekertaris Dinas Perindustrian Kab Bone kepada General Manager Hotel Novena, Silvia, S.T.

Silvia menyampaikan bahwa sertifikat halal menjadi nilai tambah bagi usaha jasa boga dan perhotelan dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan.

“Sertifikat halal sangat penting untuk menjamin kualitas layanan dan memberikan kepastian kepada tamu. Kami mengapresiasi inovasi Kopi Bone yang memudahkan proses sertifikasi halal,” ungkapnya.

Sementara itu, Andi Rizky Pratama menjelaskan bahwa inovasi Kopi Bone hadir sebagai solusi atas kebutuhan pelaku usaha terhadap pelayanan yang cepat, mudah, dan terintegrasi.

“Melalui inovasi Kopi Bone, kami memastikan pelaku usaha mendapatkan akses sertifikasi halal yang inklusif. Sertifikat halal bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi juga strategi peningkatan daya saing dan kepercayaan pasar,” jelasnya.

Selain penyerahan di lokasi usaha, sertifikat halal gratis juga diserahkan di Ruang Inovasi Kopi Bone oleh Inisiator Kopi Bone, Musdalifah Masud, S.Kom., M.Si, kepada dua pelaku usaha, masing-masing Sulaeman, owner produk Kue Susu dari Kelurahan Pappolo, Kecamatan Tanete Riattang, serta Martina, owner produk Roti Lancar Jaya dari Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat.

Program sertifikasi halal gratis ini sejalan dengan visi dan misi Bupati Bone Maberre (Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan) dalam mendorong kemandirian pelaku usaha serta pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bone berharap inovasi Kopi Bone terus dimanfaatkan sebagai sarana konsultasi dan pelayanan industri, sehingga produk dan layanan usaha di Kabupaten Bone semakin berkualitas, berdaya saing, dan dipercaya masyarakat luas.(wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *