Tutup Festival Literasi 2026, Wabup Bone Tekankan Pentingnya Membangun SDM Unggul

BERITA187 Dilihat

HumasBone — Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., secara resmi menutup Festival Literasi Kabupaten Bone Tahun 2026 di pelataran Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Bone, Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 26–28 Oktober 2026, mengusung tema “Literasi Mengakar, Bone Bertumbuh” dan diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone.

Penutupan festival dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba serta penghargaan bagi stan literasi terbaik. Dalam sambutannya, Andi Akmal menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone terus mendorong penguatan budaya literasi sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Ia berharap festival ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu membangun kebiasaan membaca, meningkatkan pengetahuan, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis di tengah masyarakat.

Menurutnya, penguatan literasi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, perguruan tinggi, sekolah, komunitas, hingga keluarga. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, masyarakat, khususnya generasi muda, perlu dibekali kemampuan memahami dan memverifikasi informasi agar tidak mudah terpengaruh berita yang belum teruji kebenarannya. Literasi juga harus diperluas, tidak hanya mencakup kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga literasi digital dan keuangan.

Andi Akmal turut mendorong peningkatan partisipasi desa dalam pengembangan budaya literasi. Dari sekitar 372 desa di Kabupaten Bone, ia menilai keterlibatan dalam festival tersebut masih perlu diperluas, termasuk melalui pengembangan perpustakaan desa sebagai pusat belajar masyarakat. Ia mencontohkan Desa Bacu yang dinilai dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan perpustakaan dan literasi hingga meraih prestasi tingkat nasional. Selain itu, perguruan tinggi, termasuk IAIN, dan komunitas literasi diharapkan semakin aktif berkolaborasi dalam menumbuhkan budaya membaca di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, seperti jalan, jembatan, dan gedung, tetapi juga harus berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui dukungan pemerintah, pendampingan orang tua dan guru, serta lingkungan yang mendorong kebiasaan membaca dan berdiskusi, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berpengetahuan dan kritis. Menutup sambutannya, Andi Akmal mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba dan penerima penghargaan serta berharap Festival Literasi Kabupaten Bone pada tahun mendatang semakin meriah, berkualitas, dan melibatkan lebih banyak desa, perguruan tinggi, serta komunitas literasi.(wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *