Bawakan Kuliah Umum di Uncapi, Bupati Bone Tekankan Peran Strategis Generasi Muda

BERITA1047 Dilihat

HumasBone — Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., membawakan kuliah umum di Universitas Cahaya Prima (Uncapi) dengan tema “Peran Pemuda terhadap Pembangunan Daerah Kabupaten Bone”, di Kampus Uncapi, Kelurahan Mattirowalie, Watampone, Kamis, 24 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

Di hadapan mahasiswa dan civitas akademika, Andi Asman menyampaikan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan. Mahasiswa tidak hanya diharapkan menjadi penerima ilmu, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan dan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bupati Bone secara khusus mendorong mahasiswa untuk ikut berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bone dalam penanganan kemiskinan ekstrem dan percepatan penurunan stunting. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi dan mahasiswa dapat memperkuat upaya pemerintah melalui pendampingan, edukasi, serta gagasan yang sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.

“Jangan cepat menyerah, tetap berikhtiar dan berdoa,” pesan Andi Asman kepada para mahasiswa. Ia juga mengingatkan pentingnya kesungguhan dalam belajar, membangun kapasitas diri, serta mempersiapkan diri untuk mengambil peran di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone juga menyampaikan kedekatan emosionalnya dengan Uncapi yang sebelumnya dikenal sebagai STIA Prima Bone. Ia menyebut kampus tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan dan pengabdiannya, sekaligus memberikan kontribusi terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bone.

Sebelum kuliah umum, Bupati Bone turut mengukuhkan Ikatan Alumni STIA Prima Bone, Universitas Cahaya Prima. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, alumni, mahasiswa, dan Pemerintah Kabupaten Bone dalam membangun kolaborasi untuk mendukung pembangunan daerah yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.(wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *