Pemkab Bone Gelar Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan GENCARKAN

BERITA1342 Dilihat

HumasBone – Mewakili Bupati Bone Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bone, Drs. Andi Amran, M.Si., membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan dalam rangka Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang diselenggarakan oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Bone, Senin (15/6/2026) bertempat di Gedung PKK Kabupaten Bone.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan tenaga pendidik, mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, pemanfaatan layanan keuangan formal, serta peningkatan akses terhadap produk dan jasa keuangan yang aman dan terpercaya.

Dalam sambutannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bone menyampaikan bahwa literasi dan inklusi keuangan memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui pemahaman keuangan yang baik sejak dini, masyarakat diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, pelaksanaan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun budaya sadar keuangan di tengah masyarakat, terutama di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, generasi muda dapat memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan, menabung, berinvestasi, serta terhindar dari berbagai bentuk risiko keuangan yang merugikan.

Kegiatan sosialisasi ini turut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan yang tergabung dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Bone. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Perekonomian Setda Bone Andi Padauleng, Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Bone atau yang mewakili, serta para tenaga pendidik dan siswa-siswi dari berbagai sekolah di Kabupaten Bone.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang cerdas finansial, mandiri, dan berdaya saing. Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan dunia pendidikan diharapkan semakin kuat dalam memperluas akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.(wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *