Bupati Bone Bersama Forkopimda Ikuti Virtual Peresmian Nasional Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo

BERITA1288 Dilihat

HumasBone — Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bone mengikuti secara virtual peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan nasional tersebut dipusatkan di Desa Ngelawak, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan diikuti secara serentak oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia melalui video conference. Di Kabupaten Bone sendiri, pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Desa Melle, Kecamatan Palakka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1407 Bone Letkol Inf La Ode Muhammad Idrus, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong, unsur Forkopimda Bone, serta anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Desa Melle.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintah dalam membangun kekuatan ekonomi nasional yang dimulai dari desa. “Konsep sampai terwujud kurang dari satu tahun, pembangunan fisik mulai November 2025,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menyampaikan bahwa lebih dari 9.000 Koperasi Merah Putih secara fisik telah siap beroperasi di berbagai wilayah Indonesia. Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mengangkat tema “Bangun Koperasi dari Desa, Indonesia Jaya” sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan.

Selain mengikuti peluncuran nasional, kegiatan di Desa Melle juga dirangkaikan dengan bazar pasar murah sembako yang dilaksanakan oleh Perum Bulog untuk masyarakat setempat.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas peluncuran program nasional tersebut dan berharap keberadaan Koperasi Merah Putih mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa di Kabupaten Bone. Menurutnya, koperasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis gotong royong, kemandirian, serta pemberdayaan potensi desa secara berkelanjutan.(wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Selanjutnya