HumasBone – Pemerintah Kabupaten Bone terus memperkuat akurasi penyaluran program sosial melalui sinkronisasi data penerima manfaat, khususnya bagi perempuan dan anak. Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bone bersama Tim TEPAT Bone dalam rangka penyelarasan data berbasis DTSEN. Fokus pembahasan mencakup data kemiskinan, kemiskinan ekstrem, stunting, serta berbagai persoalan sosial lainnya.
Kegiatan berlangsung pada Kamis, 30 April 2026 pukul 09.00 WITA di Ruang Rapat Kepala Bappeda Kabupaten Bone, dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait. Hadir dalam rapat tersebut Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ketua Tim Penggerak PKK, serta Tim Kerja Terpadu Kemiskinan Bappeda.
Ketua Tim TEPAT Bone, Dr. H. Ade Fariq Ashar, M.Si., dalam arahannya menegaskan bahwa integrasi data menjadi kunci utama dalam memastikan efektivitas intervensi program. Menurutnya, data yang terintegrasi akan memudahkan pemerintah dalam menetapkan kebijakan yang tepat dan menyasar kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
TEPAT Bone sendiri merupakan Tim Eksekusi Pengentasan Kemiskinan, Penurunan Stunting, dan Permasalahan Sosial Terpadu yang mengusung prinsip “tepat sasaran, tepat program, tepat dampak” sebagai landasan kerja dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif.
Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap penyaluran bantuan, khususnya bagi perempuan dan anak, dapat semakin terarah, terintegrasi, serta mampu memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka kemiskinan dan stunting di Kabupaten Bone.(wf)






