oleh

Bupati Bone Pimpin Rakor Kondisi Terkini Bone, Bahas Vaksinasi Hingga Pilkades

Bupati Bone Dr. H. A. Fahsar M Padjalangi, M.Si, memimpin rapat Forkopimda bersama Kominda, dan Instansi Terkait di Aula Lateya Riduni, Kompleks Rujab Bupati Bone, Jl Petta Ponggawae, Kota Watampone, Kamis (2/9/2021).

Rapat membahas terkait mulai dari penanganan Covid 19, vaksinasi, proses pembelajaran tatap muka, bencana alam serta Pilkades serentak 2021.

Hadir pula Wakil Bupati Bone Drs. H. Ambo Dalle, M.M., Kapolres Bone AKBP Ardyansyah, Dandim 1407 Bone Letkol Kav Budiman, Ketua PN Watampone Moehammad Pandji Santoso, S.H.,M.H., Kasi Intel Kejari Bone Andi Alamsyah S.H., M.H., mewakili Kajari Bone, Sekda Bone. Drs H. Andi Islamuddin.

Bupati Bone menekankan kondisi penyebaran Covid 19 sudah mulai menurun. Kabupaten Bone berada pada PPKM level 2.

Kendati demikian kata dia, Pemerintah daerah tetap harus mengantisipasi adanya pelonjakan kasus dengan menyiapkan opsi tempat isolasi mandiri terpusat.

“Hari ini memang kasus konfirmasi menurun, kasus penambahan satu positif, tetapi hampir setiap hari ada yang meninggal terkonfirmasi Covid yang dirawat,” kata Bupati Bone.

Tak hanya itu, hal yang menjadi perhatian yakni kesiapan vaksinasi dan pembelajaran tatap muka, dan cuaca buruk di sejumlah wilayah di Kabupaten Bone.

“Kita masih kekurangan vaksin, dinas terkait mesti mengupayakan Bone jatah vaksinnya jangan disamakan dengan daerah lain,” kata Bapak Bupati.

“Terkait Pilkades serentak 177 ini baru gelombang pertama, gelombang kedua tahun depan. Jumlahnya 240 lebih. Kita harus mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan terjadi,” kata Bupati Bone.

Perlu mencermati cuaca buruk dan hujan deras. Beberapa daerah lain yang menjadi langganan banjir perlu ada. Pendangkalan di muara Sungai Cenrana perlu dicarikan solusi.

Camat pantau pelaksananan oembelajaran tatap muka. Jangan sampai terjadi penyebaran di sekolah.

“Terkait Pilkades serentak 177 ini baru gelombang pertama, gelombang kedua tahun depan. Jumlahnya 240 lebih. Kita harus mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan terjadi,” kata Bupati Bone.

 

Vaksinasi kedepan kita fokuskan ke anak sekolah peserta didik di atas 12 tahun.

 

Insentif tenaga kesehatan segera dibayarkan kita mendapatkan teguran, silahkan dibayarkan asal sesuai dengan aturan semua

Vaksin peserta didik, mulai kita pikirkan

Kebijakan vaksin persetujuan orang tua terhadap vaksin anaknya.

Tetapi menghindari yang tidak diinginkan, formulir yang disiapkan sekolah. Pernyataan persetujuan orang tua.

Perlu dipikirkan bagaimana pelaksana pendidikan PTM. Bukan karena keterpaksaan ini dilakukan dengan penuh kesadaran penyebaran Covid tidak terjadi.

Guru, jangan sama sekali membuka masker kecuali hal tertentu seperti minum makan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *