Kegiatan diawali dengan jalan pagi bersama menyusuri wilayah Tabbae dan sekitarnya. Suasana kebersamaan terlihat dalam kegiatan yang diikuti masyarakat setempat sebagai bagian dari rangkaian perayaan pasca panen sekaligus ajang mempererat silaturahmi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Tabbae yang secara konsisten mempertahankan tradisi Pesta Rakyat Pasca Panen hingga memasuki pelaksanaan ke-16. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar perayaan setelah musim panen, tetapi juga menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT serta momentum memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong.
Bupati berharap tradisi tersebut terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi muda agar nilai-nilai budaya serta kearifan lokal tetap menjadi bagian dari identitas masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat, sehingga produktivitas pertanian perlu terus ditingkatkan untuk mendorong kesejahteraan petani.
Pesta Rakyat Pasca Panen XVI turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan, anggota DPRD Bone Adriani Alimuddin Page dan Mulham Natsir, sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bone, unsur Forkopimcam Amali, serta masyarakat setempat.
Pelaksanaan pesta rakyat ini menjadi bagian dari upaya masyarakat Tabbae menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat hubungan sosial yang telah terbangun secara turun-temurun. Tabbae sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Bone yang memiliki nilai sejarah dan tradisi lokal yang kuat, sehingga pelestarian kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kekayaan budaya daerah.(wf)




