Bupati Bone Hadiri Pesta Rakyat Waekeccee, Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Mabbaje dan Majjala

BERITA4987 Dilihat

HumasBone – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menghadiri Pesta Rakyat Desa Waekeccee yang dirangkaikan dengan tradisi Mabbaje dan Majjala di Sungai Lompong Monang, Dusun Bulu Kasa 2, Desa Waekeccee, Kecamatan Lappariaja, Rabu (14/10/2026).

Kehadiran Bupati Bone di tengah masyarakat menjadi wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Bone terhadap pelestarian budaya dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Tradisi Mabbaje dan Majjala juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Bone mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Ia juga mengharapkan pesta rakyat menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain mengangkat pentingnya pelestarian budaya, Bupati Bone turut menekankan perhatian terhadap pendidikan generasi muda. Ia mengimbau para orang tua agar memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak. Pemerintah Kabupaten Bone terus mendorong perluasan akses pendidikan, salah satunya melalui dukungan terhadap keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kelurahan Bajoe.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Menyikapi kondisi kualitas udara yang kurang baik, masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas, khususnya di luar ruangan, sebagai langkah menjaga kesehatan.

Pesta rakyat tersebut turut dihadiri sejumlah kepala OPD Kabupaten Bone, Camat Lappariaja, Kapolsek, Danramil, para kepala UPT se-Kecamatan Lappariaja, para kepala desa, ketua dan anggota kelompok tani, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.

Melalui pelaksanaan tradisi Mabbaje dan Majjala, Pemerintah Kabupaten Bone berharap kekayaan budaya lokal tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Kegiatan ini sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan serta mendukung pelestarian kearifan lokal sebagai bagian dari identitas Kabupaten Bone.(wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *