Bupati Bone Lepas Karnaval Budaya Gau Maraja 2026, Lestarikan Budaya dan Angkat Kearifan Lokal

BERITA323 Dilihat

HumasBone – Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman melepas Karnaval Budaya dalam rangkaian Gau Maraja La Patau Matanna Tikka 2026 di halaman Rumah Jabatan Bupati Bone, Jalan Petta Ponggawae, Minggu (27/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bone untuk merefleksikan, melestarikan, dan memperkenalkan kekayaan budaya serta kearifan lokal Bone kepada masyarakat luas.

Karnaval budaya melibatkan peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan serta perwakilan dari 27 kecamatan se-Kabupaten Bone. Kegiatan semakin semarak dengan kehadiran komunitas sepeda tua dari sejumlah daerah di Sulawesi Selatan. Hadir mendampingi Bupati Bone, Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maryam Andi Asman, Ketua DPRD Bone, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Bupati Bone menyampaikan bahwa pelaksanaan Gau Maraja tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadiran peserta dan tamu dari berbagai daerah turut meningkatkan aktivitas sektor jasa, termasuk perhotelan, selama rangkaian kegiatan berlangsung. “Melibatkan dari berbagai daerah karena kegiatan Gau Maraja semua hotel terisi full, tentu akan meningkatkan PAD,” ujar Bupati Bone.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bone memberikan respons positif terhadap seluruh rangkaian Gau Maraja yang menghadirkan berbagai nilai budaya dari Kabupaten Bone maupun daerah lain di Sulawesi Selatan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi ruang untuk memperkenalkan keragaman budaya sekaligus memperkuat hubungan antardaerah. “Pemerintah kabupaten sangat merespon baik seluruh kegiatan ini yang menampilkan nilai-nilai budaya juga dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan serta dari 27 kecamatan di Kabupaten Bone,” kata Andi Asman.

Bupati Bone menegaskan, karnaval budaya merupakan salah satu wadah untuk menjaga warisan budaya Bone agar tetap hidup dan tidak tergerus perkembangan zaman. Selain melestarikan tradisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat. Ia turut memberikan motivasi kepada peserta dengan menyiapkan tambahan anggaran bagi kecamatan yang berhasil meraih juara, dengan tetap dikaitkan pada capaian pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Bagi kecamatan yang juara 1 mendapatkan tambahan anggaran dua kali lipat, dengan menjaga stunting, gizi buruk, miskin ekstrem menuju keluarga sejahtera,” tegasnya.

Karnaval Budaya Gau Maraja 2026 berlangsung meriah dengan menampilkan beragam pakaian adat, tarian tradisional, atraksi budaya, serta berbagai kreativitas masyarakat yang menggambarkan kekayaan budaya Bugis Bone. Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone berharap pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan penguatan kearifan lokal, kebersamaan masyarakat, serta pengembangan potensi daerah yang memberikan manfaat bagi perekonomian dan pembangunan Kabupaten Bone.(wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *