Mentan RI Tinjau Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Bone, Ditargetkan Rampung 2027

BERITA271 Dilihat

HumasBone — Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., mendampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. H. Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau pembangunan proyek hilirisasi ayam terintegrasi di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Jumat, 25 September 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam peninjauan tersebut, Mentan RI menekankan pentingnya percepatan pembangunan seluruh fasilitas hilirisasi ayam terintegrasi. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat untuk bergerak cepat dan memastikan tidak ada kendala yang menghambat pelaksanaan proyek strategis tersebut.

Mentan Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa pembangunan proyek tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia. Program hilirisasi mencakup pembangunan fasilitas day-old chick (DOC), pabrik pakan, serta sarana pendukung lainnya yang akan memperkuat pengembangan sektor peternakan secara terintegrasi.

Pemerintah menargetkan pembangunan lima unit DOC, pabrik pakan, dan fasilitas pendukung lainnya dapat diselesaikan dan mulai diresmikan pada 2027. Untuk pembangunan lima lokasi tersebut, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp2,2 triliun, sementara total anggaran program hilirisasi yang disiapkan mencapai Rp17 triliun untuk sejumlah daerah.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyambut baik percepatan pembangunan hilirisasi ayam terintegrasi di Kabupaten Bone. Menurutnya, proyek tersebut menjadi peluang untuk memperkuat sektor peternakan sekaligus membuka ruang pengembangan ekonomi masyarakat melalui sistem peternakan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong, Dandim 1407/Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, jajaran direksi BUMN, pihak PTPN, serta pihak terkait lainnya. Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen mendukung dan mengawal pembangunan proyek tersebut agar berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi pengembangan sektor peternakan serta perekonomian daerah.(wf)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *