Bupati AAS Resmikan IJD Lemo–Pasaka, Perkuat Akses dan Ekonomi Masyarakat

BERITA2391 Dilihat

HumasBone — Pemerintah Kabupaten Bone meresmikan ruas Jalan Lemo–Pasaka yang merupakan bagian dari program Inpres Jalan Daerah (IJD) melalui skema Multi Years Contract (MYC), Kamis, 17 September 2026. Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bone.

Ruas jalan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Kajuara dan Kahu tersebut dikerjakan oleh CV Amarta Konstruksi dengan target penanganan sepanjang 1,6 kilometer. Pembangunan jalan ini didukung anggaran sebesar Rp8.613.790.000.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. mengatakan pembangunan infrastruktur jalan merupakan bagian penting dalam membuka akses masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di daerah. Menurutnya, jalan yang layak akan memudahkan mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian dan memperkuat hubungan antarwilayah.

“Jalan ini bukan hanya soal aspal, tetapi bagaimana masyarakat mendapatkan akses yang lebih mudah. Ketika jalan bagus, mobilitas warga semakin lancar, hasil pertanian lebih mudah dibawa dan dipasarkan, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujar Bupati AAS.

Bupati AAS menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bone akan terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan. Jalan yang menjadi akses utama masyarakat harus mendapat perhatian agar konektivitas dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan serta merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya pembangunan ruas Jalan Lemo–Pasaka.

Peresmian tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Bone Andi Adhar, sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bone serta jajaran terkait. Dengan peningkatan ruas Jalan Lemo–Pasaka, Pemkab Bone berharap mobilitas masyarakat semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih mudah, serta konektivitas antarwilayah semakin kuat dan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.(wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *