Apkasi dan YPAN Audiensi ke Pemkab Bone, Tawarkan Beasiswa dan Revitalisasi Puskesmas

BERITA113 Dilihat

HumasBone — Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bersama Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Bone untuk membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan, kesehatan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan ketenagakerjaan. Audiensi tersebut diterima Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., di Rumah Jabatan Wakil Bupati Bone, Watampone, Senin, 14 September 2026 malam.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Pj. Sekda Bone Andi Tenri Awaru bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Bone. Dari pihak Apkasi diwakili Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (Perpukadesi), Dr. Amran Mahmud, yang juga mantan Bupati Wajo, sementara YPAN diwakili Lilik Faridah, S.Si. Dalam pertemuan itu disampaikan bahwa Apkasi dan YPAN telah menjalin kerja sama terkait fasilitasi peningkatan mutu pendidikan dan SDM pemerintah kabupaten serta pelaksanaan Program Beasiswa Indonesia Emas Daerah (BIE-D).

YPAN menawarkan sejumlah program yang dinilai dapat mendukung kebutuhan pembangunan di Kabupaten Bone. Tiga peluang kerja sama utama yang disampaikan meliputi program revitalisasi tahun 2027, upskilling calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) bagi 50 kabupaten melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, serta program revitalisasi puskesmas. Untuk program revitalisasi 2027, pemerintah daerah diminta segera menyiapkan data dan mengusulkannya paling lambat November 2026.

Di bidang pendidikan, Program Beasiswa Indonesia Emas Daerah (BIE-D) menjadi salah satu program yang ditawarkan untuk membuka akses pendidikan bagi putra-putri daerah. Program tersebut mencakup pendidikan di dalam dan luar negeri serta telah bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi. Salah satu tujuan pendidikan luar negeri yang disampaikan adalah Tiongkok dengan skema beasiswa penuh. Program tersebut diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga meningkatkan kualitas SDM dan membuka peluang kerja bagi penerima setelah menyelesaikan pendidikan.

Sementara di bidang ketenagakerjaan, Apkasi dan YPAN mendorong peningkatan kompetensi calon PMI sebagai bagian dari upaya memperluas akses kerja ke luar negeri. Wakil Bupati Bone menyambut baik berbagai tawaran kerja sama tersebut dan menilai program yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan daerah. “Kami sangat terbuka dengan semua program kerja sama yang ditawarkan. Kita memang masih banyak sekolah maupun puskesmas yang membutuhkan revitalisasi,” ujar Andi Akmal.

Wakil Bupati berharap audiensi tersebut dapat ditindaklanjuti melalui pembahasan teknis bersama perangkat daerah terkait sehingga kerja sama yang terbangun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bone. Pemerintah Kabupaten Bone melihat peluang kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat mutu pendidikan, meningkatkan pelayanan kesehatan, mengembangkan kualitas SDM, serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Kolaborasi Pemkab Bone, Apkasi, dan YPAN diharapkan dapat menjadi langkah awal menghadirkan berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.(wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *