Wakil Bupati Bone Sambut Baik Film “Akal Imitasi”, Angkat Tantangan Pendidikan di Era AI

BERITA3574 Dilihat

HumasBone — Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone, Hj. Maya Damayanti, S.P., menerima audiensi DL Entertainment bersama para talent Film “Akal Imitasi (AI)” di Rumah Jabatan Wakil Bupati Bone, Sabtu (15/8/2026).

Audiensi tersebut membahas rencana dan substansi Film “Akal Imitasi”, yang mengangkat isu pendidikan dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) serta dampaknya terhadap proses pembelajaran di masa depan.

Film “Akal Imitasi” mengambil latar tahun 2029, ketika sistem pembelajaran otomatis berbasis kecerdasan buatan bernama PIKO mulai diuji coba dan secara perlahan mendominasi lingkungan sekolah. Alur tersebut menghadirkan pertanyaan penting mengenai apakah peran guru dan esensi belajar yang sesungguhnya dapat sepenuhnya digantikan oleh mesin.

Wakil Bupati Bone menyambut baik kehadiran DL Entertainment dan para talent. Menurutnya, film yang mengangkat persoalan pendidikan dan perkembangan teknologi memiliki nilai edukatif sekaligus dapat menjadi media refleksi bagi masyarakat.

“Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan harus kita sikapi dengan bijak. Teknologi dapat membantu manusia, tetapi nilai pendidikan, keteladanan guru, karakter, dan hubungan antarmanusia tetap memiliki tempat yang sangat penting,” ujar Wakil Bupati.

Ia berharap Film “Akal Imitasi” dapat memberikan pesan positif sekaligus membuka ruang diskusi mengenai tantangan pendidikan di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Kehadiran Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone, Hj. Maya Damayanti, S.P., turut memberikan dukungan terhadap karya kreatif yang membawa pesan edukatif dan relevan dengan kehidupan generasi masa kini maupun masa depan.

Audiensi tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan kreatif dalam menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki nilai pendidikan, sosial, dan kemanusiaan. Melalui Film “Akal Imitasi”, diharapkan masyarakat semakin menyadari bahwa di tengah kemajuan kecerdasan buatan, manusia tetap harus menjadi pusat dalam proses pendidikan dan pembangunan peradaban.(wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *