Peringati Hari Anak Nasional Ke-42, Pemkab Bone Ajak Semua Pihak Perkuat Perlindungan Anak

BERITA114 Dilihat

HumasBone – Pemerintah Kabupaten Bone memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 pada Kamis, 23 Juli 2026. Peringatan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam memenuhi hak dan memberikan perlindungan terbaik bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Hari Anak Nasional diperingati berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 yang mengamanatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, serta seluruh masyarakat untuk menjadikan HAN sebagai gerakan bersama dalam mengampanyekan pemenuhan hak anak. Hak tersebut meliputi hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi secara layak sesuai harkat dan martabat kemanusiaan, serta memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, peringatan HAN 2026 menegaskan bahwa setiap anak merupakan pribadi yang berharga, berhak dihormati, didengar pendapatnya, serta dilibatkan dalam pembangunan sesuai usia dan tingkat kematangannya. Tema tersebut juga menjadi pengingat akan pentingnya melindungi anak dari berbagai ancaman, seperti kekerasan, eksploitasi, penelantaran, diskriminasi, perkawinan anak, perundungan, hingga kejahatan di ruang digital.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., saat membacakan sambutan seragam Hari Anak Nasional menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen bangsa sangat diperlukan, mulai dari keluarga sebagai pelindung pertama dan utama, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, hingga pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Upaya perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen bangsa, mulai dari keluarga sebagai pelindung pertama dan utama, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, hingga pemerintah pusat dan daerah,” ujar Bupati Bone.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional ke-42 ini, Pemerintah Kabupaten Bone mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan semangat “Sayang Anak” sebagai gerakan nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak. Dengan kolaborasi seluruh pihak, diharapkan lahir generasi Bone yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.(wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *