Wakil Bupati Bone Buka Sosialisasi RPDAS Bila Walannae dan Forum DAS, Dorong Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Berkelanjutan

BERITA32 Dilihat

HumasBone – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Rencana Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (RPDAS) Bila Walannae dan Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bappeda Kabupaten Bone, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan pengelolaan Daerah Aliran Sungai yang berkelanjutan guna menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Turut hadir Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Sulawesi Selatan, Dr. Ir. H. Usman Arsyad, M.P., IPU., yang juga merupakan akademisi dan dosen Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, bersama jajaran perangkat daerah, instansi teknis, serta para peserta sosialisasi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone menegaskan bahwa keberadaan Daerah Aliran Sungai memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menjamin ketersediaan sumber daya air, serta mendukung sektor pertanian dan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan DAS harus dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi seluruh pihak.

“Pemerintah Kabupaten Bone mendukung penuh penyusunan dan implementasi RPDAS Bila Walannae sebagai pedoman dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pengelolaan DAS bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan,” ujar Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga berharap melalui sosialisasi ini akan terbangun pemahaman dan komitmen bersama dalam menjaga kawasan Daerah Aliran Sungai dari berbagai bentuk kerusakan lingkungan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.

Pemerintah Kabupaten Bone terus berkomitmen mendukung berbagai program pelestarian lingkungan hidup sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan Forum DAS Sulawesi Selatan, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan pengelolaan DAS Bila Walannae dapat berjalan lebih optimal dalam mendukung ketahanan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.(wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *