Wabup Bone Hadiri Peringatan HUT ke-61 Pelopor Satbrimob

182

Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan memperingati Hari Ulang Tahun ke-61 Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri tahun 2020.

Perayaan dalam suasana pandemi tersebut dilaksanakan di Mako Batalyon C Pelopor, Jln. M.H. Thamrin, Watampone, Senin 14 September 2020.

Kegiatan dengan penerapan protokol kesehatan ini dihadiri Wakil Bupati Bone Drs. H.Ambo Dalle,M.M.

Turut hadir Forkopimda Bone, Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya Putra S.I.K., Dandim 1407 Bone Letkol Kav. Budiman,S.H., Ketua Pengadilan Negeri Watampone Surachmat S.H., M.H.

Hadir pula Plt. Kajari Bone Slamet Jaka Mulyana, Kepala Kemenag Bone Dr.Wahyuddin Hakim, Kalapas Watampone Muh Amin.

Dalam kesempatan itu, Wabup Bone atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan Dirgahayu ke-61 Pelopor Satbrimob.

” Pasukan Pelopor selalu menjadi terdepan dalam pengamanan operasi wilayah dan evakuasi ketika bencana,” kata wabup.

Kita berharap pasukan Pelopor senantiasa sukses dalam tugasnya. Di masa pandemi ini Batalyon C Pelopor sangat berperan dalam upaya pencegahan dan memutus mata rantai COVID-19 di daerah ini.

Sementara itu Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan S. Sos. mengatakan diusianya yang ke-61, pasukan Pelopor lebih profesional.

“Tentunya di usia yang ke-61 ini, pasukan Pelopor lebih profesional dalam menjalankan tugas, juga dalam pengamanan,” kata Kompol Nur Ichsan.

“Mari kita sama-sama membantu pemerintah dalam hal memutus penyebaran virus COVID-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan” harapnya.

Seperti diketahui Batalyon C Pelopor yang bertagline “Tenribetta” ini adalah salah satu batalyon Brimob Polda Sulsel yang paling populer akhir-akhir ini.

Pasukan yang bermarkas di Bumi Arung Palakka ini pernah menggemparkan Tanah Air dengan menciptakan lagu-lagu yang mengajak mesyarakat untuk melawan dan memutus mata rantai COVID-19.

Dalam menjalankan tugasnya Batalyon C Pelopor lebih banyak menggunakan cara-cara persuasif dan kearifan lokal. Ketegasan diaplikasikan dalam bentuk karya seni sehingga masyarakat mudah menerimanya.

Darah-darah seni yang mengalir di setiap diri personel Tenribetta mampu memukau masyarakat Bumi Arung Palakka.

Hal itu seiring dengan taglinenya “Tenribetta” yaitu “tidak ingin didahului dan selalu menjadi garda terdepan” dalam melaksanakan tugas yang diembannya.

BAGIKAN