Air Mancur Taman Arung Palakka Kembali Menghipnotis

708

Air mancur menari yang berada di Taman Arung Palakka kembali berfungsi setelah dua tahun mengalami jeda. Sejak dibangun tiga tahun lalu hanya bisa dinikmati keindahan air mancurnya selama setahun, karena berbagai kendala teknis.

Namun setelah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dipimpin
A. Ikhwan Burhanuddin yang baru saja beberapa hari dijabatnya, maka air mancur tersebut kembali bisa dinikmati warga.

Salah satu kendala sebelumnya karena ketersedian air, di mana untuk mengoperasikannya membutuhkan air sebanyak 130 tangki yang pengisiannya biasanya sekali 2-3 bulan. Dari sekian tangki itu dibutuhkan dana lebih kurang Rp 20 juta.

Untuk mengatasi hal tersebut A. Ikhwan Burhanuddin yang sering disapa Puang Iwan ini kemudian berpikir bagaimana sehingga air selalu siap.

Andi Iwan kemudian menggali sumur bor di area taman, dan ternyata airnya surplus di kedalaman 40 meter. “Alhamdulillah, airnya banyak dan jernih lagi” kata Andi Iwan saat ditemui di lokasi air mancur, Sabtu malam 28 September 2019.

Lanjutnya, “jadi air mancur yang kita lihat malam ini sumber airnya bukan lagi dari PDAM tapi dari sumur yang baru kami gali” Ungkapnya.

“Sementara untuk kebutuhan listriknya masih menggunakan tenaga listrik PLN, Insya Allah ke depan saya berpikir untuk menyiapkan generator sendiri biar lebih hemat” kata Andi Iwan optimis.

Selain itu, menurutnya tempat duduk bagi pengunjung masih sangat kurang, oleh karena itu pihaknya akan menambah tempat duduk agar pengunjung tidak capek berdiri.

” Kasihan saya lihat, banyak pengunjung bersama keluarga juga membawa anak-anaknya mereka capek berdiri, jadi kalau disiapkan tempat duduk ia bisa menikmati keindahan suasana” tambahnya.

“Tunggu saja perkembangan selanjutnya kami berpikir dan mengupayakan agar fasilitas hiburan air mancur ini bisa beroperasi setiap malam, doakan kami” tutupnya.

Seperti diketahui, Taman Arung Palakka dibangun pada tahun 2016 atas prakarsa  Bupati Bone Bpk. Dr.H.A.Fahsar M.Padjalangi,M.Si. di mana fasilitas publik ini bertujuan untuk memberikan alternatif hiburan bagi masyarakat Bone.

Selain berfungsi sebagai paru-paru kota karena terdapat berbagai macam tanaman terutama pepohonan yang rindang, taman tersebut juga berfungsi sebagai taman edukasi bagi warga Bone maupun dari luar Bone.

Sebelumnya Taman ini sudah ada sejak era kepemimpinan Bupati Bone Bpk. Andi Amir, selanjutnya di era kepemimpinan Bpk.Idris Galigo, taman ini direnovasi dengan dilengkapi sangkar burung, namun masih sederhana dan kurang diminati pengunjung.

Kemudian diera kepemimpinan Bpk. Andi Fahsar M. Padjalangi, taman ini kembali direnovasi dan ditata sedemikian rupa agar kelihatan lebih asri lagi.

BAGIKAN