Wabup Bone Buka Semifinal-Final Cerdas Cermat 4 Pilar, Perkuat Nilai Kebangsaan Sejak Dini

BERITA433 Dilihat

HumasBone – Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., membuka babak semifinal hingga final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan BERAMAL 2026 di Ruang Banggar Gedung DPRD Kabupaten Bone, Watampone, Rabu (30/9/2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan Lembaga Kajian Pancasila Lapatau Matanna Tikka bekerja sama dengan Forum Gerakan Pancasila.

Lomba tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda, khususnya pelajar. Sebanyak 12 sekolah berhasil melaju ke babak semifinal setelah melalui tahapan seleksi, yakni SMPS Islam Athirah Bone, SMPN 4 Cina, SMPN 3 Kahu, SMPN 3 Awangpone, SMPN 2 Lappariaja, SMPN 4 Lappariaja, SMPN 1 Salomekko, SMPN 2 Tellusiattinge, SMPN 2 Cina, SMPS IT Teknologi, SMPS IT Putri Aisyah, dan SMPN 3 Watampone.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman terhadap empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, penting ditanamkan sejak dini sebagai bekal generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Penanaman penguatan nilai Pancasila ditanamkan sejak dini,” ujar Andi Akmal. Ia juga mengingatkan para pelajar agar mampu menggunakan teknologi dan media sosial secara bijak. Menurutnya, perkembangan teknologi memiliki manfaat besar, namun juga perlu diimbangi dengan penguatan karakter dan pendampingan agar tidak memberikan dampak negatif.

Wakil Bupati berharap lomba tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk meraih juara, tetapi menjadi bagian dari pendidikan karakter dan pembentukan calon pemimpin masa depan. Ia juga menyampaikan rencana dukungan pemerintah daerah terhadap keberlanjutan kegiatan tersebut melalui pengalokasian anggaran sebesar Rp50 juta pada tahun berikutnya, yang akan disesuaikan dengan mekanisme penyusunan APBD.

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi betul-betul bagian dari pendidikan karakter, penguatan nilai-nilai kebangsaan dan karakter anak-anak untuk menjadi pemimpin serta penerus generasi ke depan,” kata Andi Akmal.

Pemerintah Kabupaten Bone mendorong agar penguatan sumber daya manusia berjalan seiring dengan nilai agama, nilai kebangsaan dan kearifan lokal. Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga tumbuh sebagai generasi yang berkarakter, berintegritas, menjunjung persatuan serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan daerah.(wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *