Bupati Bone Salurkan Bantuan bagi Keluarga Miskin dan Miskin Ekstrem di 10 Kecamatan

BERITA1306 Dilihat

HumasBone — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menyalurkan bantuan kepada keluarga miskin dan miskin ekstrem melalui Program Layanan Rujukan bagi Keluarga dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat rentan sekaligus mendukung percepatan pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting.

Penyaluran bantuan secara simbolis dilaksanakan di Kantor Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, kemudian dilanjutkan ke Desa Pasempe, Kecamatan Palakka, dan Desa Turu Adae, Kecamatan Ponre. Program tersebut menyasar perempuan kepala keluarga, penyandang disabilitas, keluarga dengan anak stunting, serta lanjut usia yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone didampingi Ketua Tim Eksekusi Pengentasan Kemiskinan, Penurunan Stunting, dan Permasalahan Sosial Terpadu (TEPAT) Bone, Dr. Ade Fariq Ashar, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bone Hasnawati Ramli, S.Sos., M.Si., Kepala BKPSDM Bone Edy Saputra Syam, Plt Kepala DPMD Bone Andi Akbar, Kasatpol PP Bone Andi Baharuddin, serta Kepala Dinas Kominfo Bone Anwar.

Bupati Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang berada pada kondisi rentan. Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan mengurangi angka kemiskinan ekstrem, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam pencegahan stunting dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat lanjut usia.

“Bantuan ini merupakan upaya pemerintah untuk meminimalisir keluarga miskin ekstrem, mencegah stunting, dan membantu masyarakat lansia agar dapat memenuhi kebutuhan dasarnya,” ujar Bupati Bone.

Ia juga menekankan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan validasi yang ketat sehingga bantuan tepat sasaran. Bupati mengingatkan agar bantuan dimanfaatkan dengan baik dan tidak diperjualbelikan. Selain itu, ia mengajak para orang tua untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan pendidikan yang layak dan melanjutkan sekolah sebagai bekal masa depan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bone, Hasnawati Ramli, menjelaskan bahwa penerima bantuan berasal dari kelompok masyarakat Desil I dan Desil II berdasarkan data kesejahteraan sosial. Program ini dilaksanakan di 10 kecamatan dengan total 24 titik penyaluran. Sebanyak 720 paket bantuan disalurkan kepada masyarakat, dengan alokasi 20 paket pada setiap titik, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat Kabupaten Bone.(wf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *