Ketika Pemekaran Bone Selatan DIGANTUNG

1636

“Ketika pemekaran Bone Selatan digantung” menjadi topik terhangat dalam diskusi bulanan yang digelar salah satu media yang cukup terkenal di Bumi Arung Pallakka yaitu Radar Bone.

Seperti diketahui, bahwa dewasa ini pemekaran suatu daerah kabupaten menjadi dambaan masyarakat setempat. Harapan tersebut juga menjadi dambaan masyarakat Bone.

Di mana dalam upaya pemekaran itu beberapa daerah kabupaten lainnya telah berhasil setelah memenuhi persyaratan. Atas keberhasilan itu, tidak dapat dipungkiri, bahwa kehidupan dan kesejahteraan masyarakatnya tumbuh signifikan setelah mengalami pemekaran.

Terkait pemekaran wilayah adalah kerinduan pemerintah dan masyarakat Bone yang selama ini hanya menjadi mimpi. Masyarakat Bone seolah menjadi penonton atas keberhasilan kabupaten lainnya yang sudah berhasil memekarkan diri.

Pemerintah kabupaten Bone tentu tidak tinggal diam atas harapan itu, hal tersebut terungkap dalam acara diskusi yang digelar Radar Bone pada Selasa 21 Januari 2020 yang bertajuk “Ketika Pemekaran Bone Selatan digantung”.

Dalam diskusi tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Bone melalui Wakil Bupati Bone Bapak Drs.H.Ambo Dalle, M.M. menyampaikan bahwa :
1. Pemkab Bone pada dasarnya telah memenuhi semua persyaratan pengusulan daerah otonomi baru sesuai dengan PP Nomor 78 Tahun 2007 dan telah menyetujui sepenuhnya rencana pemekaran Bone Selatan. Dan juga telah mengawal usulan tersebut sampai pada kementerian terkait dan DPR-RI dalam tahun 2012 lalu.

2. Adapun penundaan pemekaran Bone Selatan lebih pada ditetapkannya MORATORIUM pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) pada tahun 2012.

3. Pemerintah Daerah Kabupaten Bone tetap berkomitmen untuk memperjuangkan pemekaran Bone Selatan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Demikian penjelasan Wakil Bupati Bone dan beliau mengajak masyarakat berdoa kepada Allah SWT semoga melimpahkan segala rahmat dan hidayah-Nya agar cita-cita dan harapan kita bersama dapat terwujud.

Dialog Awal Tahun yang digagas oleh Radar Bone ini menghadirkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Tokoh Masyarakat, Aktivis, dan Mahasiswa.

Hadir dalam dialog tersebut yakni, Wakil Bupati Bone Drs.H.Ambo Dalle, M.M., Ketua DPRD Bone Andi Irwandi Burhan, Ketua Forum Bone Selatan Andi Suedy, A.Mappamadeng Dewan, Staf Ahli Bupati A.Alimuddin, dan tamu undangan lainnya.

Wakil Bupati Bone mengatakan, Kehadiran Pemerintah Daerah pada dialog ini adalah wujud komitment yang kuat untuk mengawal Pemekaran Bone Selatan.

Beliau menambahkan, bahwa Program pemekaran ini adalah program yang suci dan mulia untuk Kabupaten Bone ke depan dan Percepatan kesejahtraan pasti lebih baik.

Sementara itu, di tempat yang sama Ketua DPRD Bone mengatakan, Pemekaran adalah Pilihan untuk mensejahterakan masyarakat.

“Yang jelas Pemekaran ini sudah tidak berbicara tentang kepentingan perorangan atau golongan tetapi lebih untuk Kemasalahatan rakyat” Ujarnya

Sementara Ketua Forum Pemekaran Bone Selatan A.Suedi mengatakan, “Pemekaran ini Pleksibel, tidak lagi terkendala di Daerah dan Provinsi, hanya saja kita terkendala keputusan dari Pusat” Ungkapnya.

BAGIKAN