Sri Wahyuni Gadis Desa Lanca Kecamatan Tellu Siattinge Terpilih Menjadi Duta Bandara Hasanuddin

125

The Best Persahabatan Putri dalam Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kabupaten Bone 2019 berhasil meraih  juara pada ajang pemilihan Duta Bandara Hasanuddin Tahun 2019.

Ajang Pemilihan Duta Bandara 2019 ini diselenggarakan PT. Angkasa Pura I Makassar yang membuka peluang bagi pemuda pemudi yang berminat.

Melalui pemilihan Duta Bandara, masyarakat, khususnya pemuda/i daerah yang kreatif, berbakat dan interaktif bisa berpartisipasi aktif mempresentasikan dan mempromosikan pelayanan bandara, pariwisata serta kebudayaan di daerahnya masing-masing.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata Kabupaten Bone telah melakukan seleksi ketat untuk memilih Putra-Putri Duta Wisata Kabupaten Bone pada 16 Maret 2019.

Menangkap peluang  itu sehingga Sri Wahyuni yang terpilih sebagai The best Persahabatan Putri dalam Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kabupaten Bone 2019 ikut mendaftar pada Ajang Pemilihan Duta Bandara 2019 yang diselenggarakan PT. Angkasa Pura I Makassar.

“Alhamdulillah, dari hasil penilaian itu saya terpilih sebagai Juara I Kategori Putri” ungkap Sri Wahyuni.

Gadis cantik itu, mengatakan seleksi ini adalah Seleksi Duta Bandara Hasanuddin Airports yang diselenggarakan di Makassar yang finalisnya mewakili instansi, kampus, dan Kabupaten/kota.

“Alhamdulillah saya perwakilan dari Kabupaten Bone berhasil sebagai pemenang Duta Bandara Hasanuddin Airports Tahun 2019 Kategori Putri” tutur Sri Wahyuni, Sabtu 6 April 2019

Sehari kemudian Sri Wahyuni langsung dipanggil pihak Bandara Hasanuddin untuk melakukan teken kontrak.

Jadi sebagai Duta Bandara harus memberikan layanan yang lebih humanis kepada pengguna jasa   melalui tegur sapa yang sesuai dengan profil penumpang dan memberikan kontribusi terhadap athmosphireatau ambience hospitality di bandara.

Sri Wahyuni adalah Gadis Mungil kelahiran Desa Lanca Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Anak dari pasangan Abd. Hafid (almarhum) dan Hj.Andi Hadijah.

Saat ini Sri Wahyuni sementara tercatat semester 6 Jurusan Agribisnis Perikanan di Politeknik Pertanian Negeri Pangkep.

“Selama ini saya hanya dibiayai oleh mama karena ayah tercinta sudah dipanggil Allah SWT. Namun semasa hidupnya ayah senantiasa berpesan untuk menjaga diri dan mama” tuturnya dengan mata sayu trenyuh.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Andi Ikhwan Burhanuddin,S.H.,M.Si. mengatakan inilah efek Hari Jadi Bone di mana kami selalu berpikir melakukan kegiatan produktif yang bisa melibatkan anak-anak kita, karena generasi Bone banyak menyimpan potensi diri.

“Hal itu juga terkandung pada visi Bapak Bupati Bone, bagaimana kita mewujudkan masyarakat Bone yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera. Kita harus menggali potensi unggulan yang kita punya agar bisa bisa bersaing” tuturnya

“jadi kami selalu berpikir bagaimana baiknya kita beri peluang dan kesempatan kepada generasi muda sehingga nantinya bisa hidup mandiri” tandasnya

Sumber : Website Dinas Pariwisata Kab.Bone