Bupati Bone Pembina Upacara Hari Amal Bakti Ke-75 Kemenag

146

Upacara Hari Amal Bakti Ke-75 Kemenag Tingkat Kabupaten Bone tahun 2021 dilaksanakan di Hotel Helios Watampone, Selasa, 5 Januari 2021.

Peringatan Hari Amal Bakti ke-75 Kemenag mengusung tema ” Indonesia Rukun “.

Diawali Pembina upacara memasuki tempat upacara, Penghormatan kepada kepada pembina upacara, Laporan Komandan Upacara kepada Pembina Upacara, Pengibaran Bendera Merah Putih, Mengheningkan cipta, kemudian Pembacaan teks Pancasila dan Pembacaan teks pembukaaan UUD 1945.

Selanjutnya pembacaan Panca Prasetya Korpri, Sambutan Menteri Agama RI, Pembacaan doa, kemudian Laporan komandan upacara kepada Pembina Upacara bahwa Upacara telah selesai.

Bupati Bone Dr.H.A.Fahsar M.Padjalangi, M.Si. bertindak selaku pembina upacara membacakan pidato Menteri Agama RI pada upacara Hari Amal Bakti ke 75 tahun 2021 yang intinya mengatakan:

Kementerian agama secara resmi berdiri tanggal 3 Januari 1946, sejak dibentuk melalui usulan sejumlah tokoh ulama dalam sidang Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).

Kementerian Agama yang pertama dipimpin H. Mohammad Rasid telah melintasi sejarah yang panjang, di usia ke- 75 tahun Kementerian Agama, mari memaknai segala prestasi yang telah dicapai dan menempatkannya sebagai momentum untuk menebalkan niat dan motivasi dalam mencapai yang lebih lagi dimasa mendatang.

Peringatan HAB tahun 2021 mengusung tema ” Indonesia Rukun “, tema ini sejalan dengan semangat Nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal Bangsa ini untuk maju, tanpa kerukunan akan sukar menggapai cita-cita besar Bangsa agar sejajar dengan Bangsa lain di dunia.

Pengembangan toleransi dan kerukunan antar umat beragama merupakan karya bersama para tokoh Agama, para Menteri Agama dan aparatur kementrian agama dimasa depan.

Di Negara yang berdasarkan Pancasila, tidak ada diktator mayoritas atau tirani minoritas, dalam kaitan ini semua umat beragama dituntut untuk saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing, Pancasila adalah ideologi pemersatu yang merangkum nilai-nilai ke Indonesiaan sebagai Bangsa yang beragama, sila pertama dan utama Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, sejalan dengan itu tugas dan tanggung jawab sejarah bagi seluruh Bangsa Indonesia adalah mengisi Negara yang ber Ketuhanan Yang Maha Esa.

Dalam kesempatan ini, saya mengingatkan tentang semangat kementrian Agama baru dan semangat baru dalam mengelola Kementrian Agama.

Semangat kementerian Agama dapat diterjemahkan dengan beberapa kata kunci di antaranya :

* Manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi yang harus semakin baik, yang didalamnya pelayanan penyelenggaraan Haji dan umrah.

* Penguatan moderasi beragama, salah satu penekanan moderasi adalah pada penguatan literasi keagamaan, budaya toleransi dan nilai-nilai kebangsaan.

* Persaudaraan yang meliputi merawat persaudaraan umat seagama, memelihara persaudaraan sebangsa dan se tanah air dan mengembangkan persaudaraan kemanusiaan

Hadir pula Wakil Bupati Bone, serta pejabat dan ASN lingkup Kementerian Agama Kabupaten Bone.

BAGIKAN