Wagub Sulsel Tinjau Progres Jembatan Watu Cenrana

BERITA6 Dilihat

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, S.T. bersama Bupati Bone Dr.H.A.Fahsar M.Padjalangi, M.Si. meninjau progres pembangunan jembatan Watu, Minggu 6 Desember 2020.

Wagub Sulsel bersama Bupati Bone tiba di Desa Watu disambut langsung Plt. Camat Cenrana M.Kadir Amir, S.Pd., Danramil Cenrana Kapten Inf. Busra, Kapolsek Cenrana Iptu M. Fahri, dan Kades Watu H.Safruddin.

Jembatan Watu dibangun sepanjang 80 meter dan lebar 5 meter tersebut menghubungkan Desa Watu dan Desa Nagauleng Kecamatan Cenrana.

Pemasangan Pondasi Tiang Pancang Jembatan Watu dimulai sejak Senin 13 Juli 2020 lalu sebagai pelaksana proyek PT Bersama Bangun Indonesia Mandiri dengan anggaran sekitar Rp 10,4 miliar.

“Jembatan ini dibangun era Gubernur Sulsel Mayjen TNI H. Zainal Basri Palaguna dan Bupati Bone Andi Muhammad Amir. Waktu itu saya masih Sekwilcam” kata Bupati Bone.

“Sebelumnya jembatan tersebut hanya berbahan kayu yang menyangga bahu jembatan” ujar Bapak Bupati.

Hadir pula dalam giat ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab.Bone H.Askar, S.T., M.Si., Kasatpol PP Bone A.Akbar, S.Pd., M.Pd., Kadis Ketahanan Pangan Andi Asman Sulaeman, S.Sos.,M.M., dan lainnya.

Sekira pukul 09.15 Wita Wagub dan Bupati bersama rombongan meninggalkan desa Watu dan melanjutkan perjalanan menuju Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang, dalam rangka Peletakan Batu Pertama Masjid Al-Hijrah.

Diketahui, saat ini ada 4 Jembatan Dikerjakan Tahun 2020 di Bone, 3 diantaranya Telah Rampung

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Bone, H.Jibang mengatakan, jembatan rampung yakni jembatan di Desa Mattoanging, Kecamatan Kahu.

Sebelumnya, pondasi ujung jembatan ini runtuh akibat dari luapan air sungai. Perbaikan jembatan ini menelan anggaran Rp 2,04 miliar.

Kemudian jembatan di Desa Lebbae, Kecamatan Ajangale. Jembatan ini menelan anggaran Rp 1,4 miliar.

“Dua jembatan ini sudah rampung dan telah bisa dilewati,” ungkapnya.

Lanjutnya, untuk jembatan Watu yang menghubungkan Desa Watu dengan Desa Nagauleng, Kecamatan Cenrana sudah tahap finishing. Jembatan ini menghabiskan anggaran Rp 10,4 miliar.

“Jembatan Watu juga sudah rampung 100 persen. Sisa finishing, Pak Wagub dan Pak Bupati telah turun melihat langsung jembatan ini,” tuturnya.

Sementara jembatan Solo yang menghubungkan Kecamatan Ponre dengan Kecamatan Lappariaja pengerjaan masih terus dilakukan.

Kata Jibang, jembatan yang menelan anggaran Rp 13,4 miliar ditarget rampung Maret 2021. Namun, kontraktornya berusaha untuk menyelesaikan secepatnya.

“Kalau ini kontrak bersyarat, sampai bulan Maret 2021 batasnya” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *