Bupati Bone Apresiasi Tim 7 Tangkulara

697

Momen perayaan HUT KE-75 KEMERDEKAAN RI tahun 2020, yang digelar oleh Tim 7 Komunitas Tangkulara bekerja sama Dinas Pariwisata serta Forkompinda Bone dirasakan sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Namun hal itu tidak mengurangi makna dan nilai perjuangan itu sendiri, seperti yang terlihat merah putih berukuran sepanjang 75 meter, dibentangkan oleh personel TNI, Polri dan Basarnas Bone, di Gusung Tangkulara Kecamatan Tanete Riattang Timur, Sabtu, 22 Agustus 2020.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19 membentangkan merah putih sepanjang 75 meter di tengah laut.

Hadir dalam perayaan tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bone, Kepala OPD Bone, jajaran Polres Bone, Kodim 1407 Bone, BPBD, Basarnas serta beberapa Organisasi Kepemudaan.

Aksi dari Tim 7 Komunitas Tangkulara inipun mendapat apresiasi dari Bupati Bone, Bpk.Dr. H.Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, M.Si.

Dirinya berharap apa yang dilakukan komunitas ini dapat bekerjasama dengan pihak lain khususnya instansi terkait dalam mengembangkan pariwisata bahari di Kabupaten Bone.

“Kegiatan ini diharapkan dapat mengembangkan potensi pariwisata bahari di Kabupaten Bone. Saya tentu akan membackup kegiatan ini,” harapnya

Mengawali sambutannya Bupati Bone mengucapkan puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT oleh karena kita diberi kesempatan untuk berada tempat ini yakni Pulau Tangkulara dalam rangka melaksanakan Upacara Pembentangan Merah Putih.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini maka akan menumbuhkan jiwa nasionalisme di dalam diri kita masing-masing sehingga kita semua dapat mempertahankan kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif,” ucapnya.

Selain itu, Bupati Bone memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembentangan Bendera merah putih sepanjang 75 meter tersebut.

Bupati Bone mengatakan, jika kegiatan Pembentangan merah putih sudah menjadi agenda Tahunan yang diprakarsai oleh Dinas Pariwisata Bone.

“Melihat semangat masyarakat Bajoe, tentu memberikan kita alasan untuk menjadikan pembentangan bendera merah putih di Tangkulara sebagai program Tahunan yang waktunya bisa dikondisikan,” ungkapnya.

Untuk Tahun ini, Lanjut Bapak Bupati Pemerintah membatasi keikutsertaan masyarakat dalam memeriahkan pembentangan merah putih akibat pandemi yang melanda.

“Semoga masyarakat bisa mengerti, untuk Tahun ini kita batasi keikutsertaan Masyarakat, karena pandemi yang belum selesai maka kita tetap dahulukan social distancing dan protokol kesehatan,” Lanjutnya

Dikatakan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang kita peringati dan mulai dilaksanakan sejak 2018 serta selanjutnya akan kita laksanakan secara rutin setiap tahunnya.

“Untuk tahun ini peserta yang ikut melaksanakan upacara ini kita batasi karena kita terkendala pandemi COVID-19 sehingga kita melaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Bupati Bone.

Ditambahkannya, insya allah ke depannya kita akan melaksanakan lomba hias perahu berbendara merah putih yang bakal diikuti oleh semua Nelayan Bone.

“Ke depannya nanti akan dilakukan lomba hias perahu tentunya bekerjasama dengan instansi terkait,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bone, Budiman mengatakan, pembentangan merah putih di Gusung Bone Tanre itu kembali digelar karena banyak menarik perhatian sejumlah elemen, sebagai bentuk pengenalan wisata alam bahari.

“Pada tahun 2018 dan 2019 lalu kami gelar ini, namun setelah melihat respon positif dari masyarakat, tentu memberikan support kepada kami di Dinas Pariwisata untuk digelar kembali dan insya Allah kita akan menjadikan giat ini sebagai giat tahunan,” pungkasnya.

Terpisah, Salah seorang Perwakilan dari Tim 7 Komunitas Tangkulara Bpk. Awaluddin menerangkan bahwa apa yang kami lakukan pada hari ini menjadi hal yang unik dikarenakan menyesuaikan dengan alam.

“Sehingga kita punya jeda waktu kurang lebih 2-3 jam untuk berada di tempat ini dan harapan kami bisa menjadi destinasi wisata bahari di Kabupaten Bone.” terangnya,”.

BAGIKAN