Forkopimda Bone Ikuti Vidcon Panglima TNI dan Kapolri

367

Forkopimda Kabupaten Bone serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bone mengikuti video conference dengan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz, M.Si., Jumat 10 Juli 2020.

Forkopimda Bone mulai Bupati Bone Dr. H.A.Fahsar M.Padjalangi, M.Si., Wakil Bupati Bone Drs. H.Ambo Dalle, M.M., Dandim 1407 Bone Letkol Inf. Mustamin, S.E., Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya Putra S.I.K. mengikuti vidcon tersebut.

Hadir pula Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan S.E., Ketua PN Watampone Surachmat, S.H., M.H., Kepala Kemenag Bone Dr. Wahyudi Hakim, Plt. Sekda Bone Drs.H.A.Muhammad Yamin AT., M.Si. Danyon C Pelopor Kompol Nur Ichsan S.Sos., Denpom Bone, Ketua MUI Bone Prof. M. Amir, Ketua NU Bone Prof.Syarifuddin Latief, dan Ketua Muhammadiyah Bone.

Giat tersebut berlangsung di Gedung Latea Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Jl. Petta Ponggawae, Watampone.

Sementara Panglima TNI dan Kapolri yang sedang melaksanakan kunjungan kerja Vidcon di Makassar, Sulawesi Selatan.

Vidcon juga diikuti Gubernur Sulsel Prof. Dr. Ir. H. M Nurdin Abdullah, M. Agr. bersama Bupati/Walikota se-Sulsel.

Dalam pemaparannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menuturkan pemerintah daerah harus menyiapkan langkah preventif dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Apalagi wilayah Sulsel yang sudah menjadi daerah risiko tinggi penyebaran COVID-19 setelah adanya penambahan PCR.

“Namun saya yakin Sulsel sudah melaksanakan langkah luar biasa dalam rangka memutus mata rantai Covid 19 seperti melaksanakan Duta Covid,” kata Bapak Panglima TNI.

Dia menyebutkan pemerintah daerah bersama forkopimda harus kerja ekstra.

“Karena kita ini perang menghadapi lawan yang tidak kelihatan, caranya dengan menerapkan protokol kesehatan mulai mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” katanya. (AN).

BAGIKAN