Bone peringkat pertama di Sulsel mampu menekan angka stunting secara signifikan

391

Kabupaten Bone berhasil menekan angka stunting secara signifikan. Tahun 2017 angka stunting di Bone tercatat 40,1persen.

Pada tahun 2018 berkat sinergitas seluruh stakeholder Kabupaten Bone mampu menekan hingga 37,3 persen.

Kemudian tahun 2019 berbagai program telah dilakukan, termasuk gerakan masyarakat peduli gizi dengan membentuk pokja di tingkat desa. Alhasil, mampu menekan angka stungting hingga 33 persen.

Dengan capaian ini Bone tercatat peringkat pertama kab/kota di Sulsel, yang mampu menekan angka stungting secara signifikan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Koordinasi Stunting Kabupaten Bone Drs. A.Gunadil Ukra, M.M. (Asisten II) dalam acara Virtual Meeting bersama Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting Bangda Kemendagri, Kepala Bapelitbangda Sulsel, yang juga Pj. Walikota Makassar, OPD terkait dan Camat se-Kabupaten Bone, Senin 8 Juni 2020.

Sementara itu, Bupati Bone Dr.H.A.Fahsar M.Padjalangi, M.Si. mengharapkan capaian tersebut bisa dipertahankan di tahun ini. “Saya yakin dan percaya kerja keras dapat membuahkan hasil yang maksimal” kata Bupati Bone.

Lebih lanjut Bupati Bone mengungkap bahwa, dalam suasana pandemi COVID-19 bukan berarti aktivitas dalam kemaslahahatan harus kita hentikan, tetapi tetap harus mengikuti aturan-aturan yang ada.

“Semoga dengan adanya komitmen kita dalam penanganan stunting bisa menekan angka di daerah kita ini” Jelas Bupati Bone.

Di tempat yang sama, Bupati Bone Beserta Forkopimda Bone menandatangani komitmen percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bone.

Bupati Bone didampingi Wakil Bupati Bone Drs.H.Ambo Dalle, M.M. mengikuti pertemuan Virtual meeting Aksi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Bone di ruang rapat pimpinan Kantor Bupati Bone, Senin 8 Juni 2020.

Turut hadir Ketua DPRD Bone, Kapolres Bone, Plt. Sekda Bone, Kadis Kesehatan Kab. Bone, Kepala Bapedda Kab.Bone serta pimpinan OPD lainnya.

BAGIKAN