Musrenbang Kabupaten Bone Penyusunan RKPD 2021

728

Pemerintah Kabupaten Bone dalam hal ini Bappeda Kabupaten Bone menggelar Musrenbang RKPD Tahun 2021 di Novena Hotel Watampone, Kamis 12 Maret 2020. Kegiatan dibuka secara resmi Bupati Bone Dr. H. A. Fahsar M. Padjalangi, M.Si.

Tema musrenbang penyusunan RKPD kabupaten Bone tahun 2021 yaitu penguatan kapasitas daerah dalam meningkatkan investasi yang kondusif menuju sustainable development.

Musrenbang kabupaten ini merupakan lanjutan dari rangkaian pelaksanaan musrenbang tingkat Desa/Kelurahan yang sudah dilaksanakan dan musrenbang kecamatan yang sudah dilaksanakan.

Hadir dalam kegiatan ini Drs. A. Irawan Bintang Kepala Dinas Energi dan SDM Provinsi Sulawesi Selatan mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, A. Izman M. Padjalangi, S.H., M.Kn. Anggota DPRD Sulsel Dapil Bone, Drs.H.M.Syahrir Langko, MA. Anggota DPRD Sulawesi Selatan, H. Muhammad Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Sekretaris Bappeda Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Andy, Forkopimda Kabupaten Bone, Para Pimpinan SKPD, Para Camat, Para Pimpinan Bank, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda Kabupaten Bone.

Dalam Sambutan dan arahannya Bupati Bone Dr. H. A. Fahsar M. Padjalangi, M.Si mengatakan hari ini kita laksanakan kegiatan musrenbang kabupaten saya harap ini bukan sekadar seremoni, karena kegiatan merupakan Penyusunan Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah.

Jadi kita harus Konsisten dan Mengawal Musrenbang ini, agar apa yang telah ditetapkan pada Visi misi Bupati dan Wakil Bupati, yaitu Mandiri Berdaya Saing dan Sejahtera Bisa terealisasikan dengan baik.

” Kita harus berinovasi dan berkreasi, agar musrenbang ini betul-betul bisa menghasilkan harapan masyarakat Bone yang sejalan dengan kemampuan yang dimiliki Pemerintah Daerah”, hara Bupati Bone.

Arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Bone Pada Tahun 2021 yaitu pengembagan pelayanan publik berbasis IT,  Pembagunan Infrastruktur Kecamatan di kecamatan, penanggulangan kemiskinan, akselerasi ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh kecamatan, ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan di seluruh Kecamatan, dan pengembangan destinasi wisata yang berbasis Lokal dan budaya. (Prof)

BAGIKAN