Pemkab Bone Lantik PJ Sekda Dan Lakukan Perampingan OPD

BERITA88 Dilihat

HumasBone — Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Bone serta pengukuhan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkup Pemerintah Kabupaten Bone digelar di Ruang Pertemuan Gubernur, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (28/9/2026). Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., didampingi Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., memimpin prosesi pengambilan sumpah dan pengukuhan pejabat.

Pelantikan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penataan kelembagaan Pemerintah Kabupaten Bone melalui perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sebanyak delapan OPD ditata menjadi empat OPD melalui penggabungan perangkat daerah yang memiliki urusan dan fungsi berkaitan. Penataan ini berdampak pada perubahan nomenklatur sejumlah jabatan, sekaligus menjadi langkah untuk menciptakan struktur organisasi pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.

Pada sektor perdagangan dan perindustrian, Andi Promal Pawi, S.STP., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bone kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bone. Sementara H. Anwar, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bone dialihkan ke jabatan fungsional yang setara. Penataan serupa dilakukan pada sektor kebudayaan dan pariwisata, dengan Hj. Andi Murni, S.E., M.Hum., dipercaya memimpin Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bone, sedangkan Hj. Andi Nurmalia dialihkan ke jabatan fungsional yang setara.

Penataan juga dilakukan pada bidang pemberdayaan masyarakat dan keluarga. Andi Aswat, S.Sos., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bone kini memimpin Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bone. Sementara Andi Muhammad Ikbal yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dialihkan ke jabatan fungsional yang setara. Pada bidang perencanaan, riset dan inovasi, penataan kelembagaan melahirkan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Bone yang kini dipimpin A. Yusuf, S.IP., M.Si., sementara Dra. Hj. Andi Yulianti dialihkan ke jabatan fungsional yang setara.

Kepala BKPSDM Kabupaten Bone Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si., menjelaskan bahwa seluruh pejabat yang terdampak penataan kelembagaan telah dilantik atau dikukuhkan sesuai jabatan masing-masing. Ia menegaskan, perampingan OPD tidak menghilangkan hak maupun status kepegawaian, karena pejabat yang tidak lagi menduduki jabatan struktural dialihkan ke jabatan fungsional yang setara sesuai ketentuan. “Di dalam perampingan perangkat daerah itu tentu ada yang menduduki jabatan struktural dan ada yang dialihkan ke jabatan fungsional yang setara. Jadi, pada prinsipnya tidak ada yang dirugikan,” jelasnya.

Edy menambahkan, penyesuaian juga dilakukan terhadap sejumlah jabatan sekretaris dan kepala bidang pada delapan OPD sebelumnya. Dalam struktur baru, sebagian pejabat tetap menduduki jabatan struktural, sementara sebagian lainnya ditempatkan pada jabatan fungsional sesuai jenjang yang disetarakan. Hak berupa tunjangan tetap diberikan sesuai ketentuan yang berlaku. “Misalnya dua OPD yang digabungkan, ada yang fungsional, ada yang tetap menjadi kepala bidang. Itu tidak melanggar karena merupakan tindak lanjut dari peraturan daerah,” pungkasnya.

Melalui penataan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone mendorong terbentuknya struktur perangkat daerah yang lebih sederhana, efektif dan sesuai kebutuhan pemerintahan. Penggabungan OPD diharapkan tidak mengurangi kualitas pelayanan, tetapi justru memperkuat koordinasi dan memastikan penyelenggaraan pemerintahan serta program pembangunan daerah tetap berjalan optimal.(wf)