HumasBone – Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Perindustrian Kabupaten Bone menerima kunjungan Tim Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim (BBSPJIHPMM) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia selama dua hari, 6–7 Juli 2026. Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi pembinaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Tim BBSPJIHPMM yang terdiri atas Dr. Aulia Winaldi, S.T., M.Si., selaku Penanggung Jawab OPTI dan Digitalisasi Industri 4.0 serta Khairul Hazali, A.Md., selaku Penanggung Jawab Analisis Riset dan Promosi Layanan diterima langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bone, H. Andi Promal Pawi, S.T., M.Si., beserta jajaran. Pada hari pertama, dilakukan rapat koordinasi untuk menyinkronkan program pembinaan IKM, meliputi pelatihan pengolahan bahan baku, peningkatan sarana dan prasarana industri, fasilitasi legalitas usaha, serta dukungan promosi produk melalui skema ‘sharing cost’ antara pemerintah pusat dan daerah.
Memasuki hari kedua, tim BBSPJIHPMM bersama Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bone melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah sentra IKM unggulan. Turut mendampingi Kepala UPT Pusat Layanan Usaha Kecil Menengah Terpadu serta Tim Inovasi Pelayanan Publik “KOPI BONE” untuk melihat langsung proses produksi dan potensi pengembangan usaha.
Lokasi yang dikunjungi meliputi IKM Mampayukki Food yang memproduksi aneka olahan hasil perikanan, IKM Nia Raya dengan produk unggulan Jipang Ta, Bone JiG yang bergerak di bidang industri alat pancing ikan, serta sentra Panre Bessi yang menghasilkan berbagai produk logam seperti parang, pisau, dan badik khas Bone. Pada kesempatan tersebut, tim juga melakukan identifikasi kebutuhan pelaku IKM serta memberikan masukan terkait peningkatan kualitas produk, standardisasi, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan akses pasar.
Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bone, H. Andi Promal Pawi, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kementerian Perindustrian RI terhadap pengembangan sektor industri di Kabupaten Bone. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan program pembinaan yang mampu meningkatkan kapasitas usaha, kualitas produk, dan kesejahteraan para pelaku IKM.
Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap sinergi dengan BBSPJIHPMM Kementerian Perindustrian RI dapat terus diperkuat sehingga pembinaan terhadap IKM semakin tepat sasaran. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya industri kecil dan menengah yang inovatif, berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(wf)
