Bupati dan Wakil Bupati Bone Pimpin Pemantauan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadan 1447 H

BERITA134 Dilihat

HumasBone – Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., memimpin langsung pemantauan harga kebutuhan pokok strategis menjelang Bulan Suci Ramadan. Kegiatan tersebut diawali dengan apel bersama pimpinan OPD, para camat, dan lurah se-Kabupaten Bone di halaman Rumah Jabatan Bupati Bone, Selasa, 17 Februari 2026. Turut hadir Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M. Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya pengawasan terpadu guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga menjelang hari besar keagamaan.

Pemantauan harga dibagi menjadi dua tim. Tim pertama dipimpin langsung oleh Bupati Bone yang melakukan peninjauan di Pasar Tradisional Bajoe. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Pj Sekda Bone Andi Tenriawaru, Kepala Dinas Perdagangan H. Rusdi, Kepala BKPSDM Edy Saputra Syam, Kepala Dinas Pertanian Nurdin, Kepala Dinas Kominfo Anwar, Camat Tanete Riattang Timur Andi Ikbal Walinono, serta sejumlah pejabat lainnya. Turut hadir pula pimpinan Bulog. Bupati berdialog langsung dengan para pedagang untuk memantau harga komoditas utama sekaligus memastikan distribusi berjalan lancar.

Sementara itu, Tim kedua dipimpin Wakil Bupati Bone yang melaksanakan Pemantauan Harga Kebutuhan Pangan Pokok Terpadu di Pasar Palakka, Kecamatan Tanete Riattang Barat. Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati memeriksa harga sejumlah komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, dan cabai, serta berdialog langsung dengan para pedagang terkait kondisi pasokan dan daya beli masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli Bupati, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, perwakilan Bulog, Camat Tanete Riattang Barat, serta para lurah setempat.

Melalui pemantauan terpadu ini, Pemerintah Kabupaten Bone menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh stakeholder terus terjalin demi menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menyambut bulan suci.(wf)