PENDIDIKAN

PDFPrintE-mail

Sumber daya manusia yang berkualitas  merupakan motor utama pembangunan bangsa. Pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas sangat dipengaruhi oleh proses pendidikan dan pengajaran. Dengan  demikian, kualitas serta jangkauan pendidikan dan pengajaran harus  senantiasa diupayakan dan ditingkatkan. Salah satu tolok ukur    pembangunan di bidang  pendidikan dari sisi supply adalah keberadaan sarana dan prasarana pendidikan. Tahun 2014 jumlah sekolah di Kabupaten Bone sebanyak 756 Sekolah Dasar (SD) sederajat, 210  Sekolah Menengah Pertama(SMP)sederajat, 99 Sekolah Menengah Atas(SMA) sederajat. Setiap kecamatan telah memiliki sekolah dengan  berbagai jenjang tercatat hanya memiliki satu SMK tanpa adanya SMA dan Madrasah Aliyah.  

Guru merupakan  ujung tombak proses pendidikan dan pengajaran.  Keseimbangan jumlah guru dan murid sangat  penting dalam menjamin keefektifan penyampaian dan penerimaan bahan ajar. Pada jenjang pendidikan SMP, rasio guru terhadap  murid terlihat paling baik, yaitu 11,63. Angka ini mengandung makna secara rata-rata satu orang guru mengajar sekitar 11 hingga 12 murid. Rasio guru terhadap murid terbesar adalah pada jenjang SD yaitu 13,83. Namun demikian,  rasioguru terhadap murid masih ideal.

Selain sisi supply, pembangunan pendidikan di suatu daerah diukur pula dari sisi demand yang menggambarkan partisipasi  penduduk pada bangku sekolah. Angka Partisipasi sekolah (APS) merupakan ukuran yang menunjukkan penduduk yang masih sekolah pada usia sekolah. APS  merupakan gambaran seberapa banyak penduduk usia  sekolah   yang   sudah dapat memanfaatkan  fasilitas pendidikan.

Sepanjang tahun 2012-2014, APS cenderung meningkat pada kelompok umur 7-12 tahun dan 13-15 tahun. Sementara APS penduduk usia 16-18  yang  menurun pada  tahun 2013, tampak mulai  meningkat, walau belum melampaui capaian pada tahun 2012. Pada tahun 2014, APS total   tertinggi pada kelompok Umur 7-12 tahun yaitu sebesar 98,41 persen. Angka ini berarti bahwa dari 100 penduduk yang berumur 7-12 tahun terdapat satu sampai dua penduduk yang tidak memanfaatkan fasilitas pendidikan. APS terkecil berada pada kelompok umur 16-18 tahun yaitu 58,27 persen.  

Berdasarkan jenis  kelamin, tidak ada perbedaan pencapaian yang nyata antara laki-laki dan perempuan  pada kelompok umur 7-12 tahun dan 13-15 tahun. Pada kedua kelompok umur tersebut, APS penduduk perempuan lebih tinggi dibandingkan laki -laki. Namun, Angka Partisipasi sekolah (APS) penduduk umur 16-18 tampak timpang antara laki-laki dan perempuan.

JUMLAH MURID, GURU, DAN RASIO GURU TERHADAP MURID DI KABUPATEN BONE TAHUN 2014

JENJANG PENDIDIKAN GURU MURID RASIO GURU/MURID
SD SEDERAJAT 6.655 92.034 13,83
SMP SEDERAJAT 3.386 39.385 11,63
SMA SEDERAJAT 2.440 30.228 12,39

Sumber : Statistik Daerah Kabupaten Bone Tahun 2015

Share

SELAMAT HARI JADI BONE KE-687

PILIHAN BAHASA

Indonesian Arabic Chinese (Simplified) Dutch English French German Italian Japanese Korean Spanish Swedish Thai Vietnamese

Statistik Pengunjung

  • Content View Hits : 7604803
We have 722 guests online