" BATIK LAMAKKAWA / CORA' LAMAKKAWA " BATIK KHAS BONE

PDFPrintE-mail

BATIK LAMAKKAWA dalam bahasa Bugis disebut CORA' LAMAKKAWA merupakan motif batik khas Bone yang diprakarsai dan dicanangkan oleh Bupati Bone Dr.H.Andi Fahsar Mahdin Padjalangi,M.Si. Sepintas, Motif batik tersebut merupakan perpaduan motif senjata Pamungkas LAMAKKAWA dengan motif BOLA SUBBI'-E.

"Alhamdulillah desain batik Lamakkawa kita canangkan sebagai batik khas Bone, Karena banyaknya acara formal yang pakai batik, lebih baik kita buat batik motif khas daerah lokal Bone sendiri, dan saya berharap semoga batik itu bisa menginspirasi UKM Bone untuk bisa memproduksi batik Lamakkawa." kata Bupati Bone

SEJARAH LAMAKKAWA

Senjata Pamungkas Lamakkawa adalah peninggalan Latenri Tatta, Arung Palakka, Raja Bone ke-15 (1672-1696), senjata pusaka ini masih ada di Museum Arajange Bone atau Museum Arung Palakka. Lamakkawa berbentuk keris yang disebut juga TAPPI TATARAPENG seluruh hulu dan sarungnya berlapis emas.

Pada zamannya pusaka ini dipergunakan oleh Arung Palakka dalam setiap pertempuran melawan musuh kerajaan. Pusaka ini memiliki sifat ketajaman serta sangat berbisa (dalam bahasa Bugis disebut MAUSO), karena sekali tersentuh dan tergores dengan senjata ini, lawan akan menemui ajalnya sehingga disebut Makkawa.

Pusaka ini juga merupakan salah satu perlengkapan resmi dalam upacara pelantikan dan pengangkatan Raja-Raja Bone masa lalu. Keris Lamakkawa masih terpelihara dengan baik di Museum Arajangnge di kompleks rumah jabatan Bupati Bone, Jalan Petta Ponggawae No.1 Watampone.


SEJARAH BOLA SUBBI'-E


Bola Subbie adalah bekas istana Raja Bone ke-31 Lapawawoi Karaeng Sigeri (1895-1905). Awalnya bangunan ini merupakan Rumah Tinggal To Marilaleng, yaitu Kepala Adat Tujuh (ADE' PITU). Tugas utama To MARILALENG ialah sebagai penyambung aspirasi keputusan Adat Tujuh kepada Mangkau (Raja), begitu sebaliknya. Karena rumah ini diukir dengan corak ukiran (Subbi) khas Bone, maka dalam masa-masa selanjutnya dikenal dengan sebutan Bola SubbiE.

Bola Subbie pernah dikunjungi oleh Presiden I RI (Soekarno) untuk bersilaturrahmi dengan rakyat Bone, awal tahun 1951, yakni pada masa setelah terjadi penyerahan kedaulatan RI dari Belanda, 27 Desember 1949. Bola Subbie terletak di Jalan Merdeka Watampone menjadi gedung Perpustakaan Daerah yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone.

Dengan demikian, juga sebagai bukti bahwa pembuatan corak Bola Subbi-E mengambil sampel corak yang ada pada KERIS LAMAKKAWA, karena keduanya hampir memiliki kesamaan corak. Meskipun ada sedikit perbedaan namun tidak jauh.

Karena itu, pencanangan BATIK LAMAMAKKAWA ini merupakan salah satu upaya pemerintah Kabupaten Bone dalam rangka pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya Bone. Memang Bone dikenal memiliki rentetan perjalanan sejarah yang panjang, dan hingga saat ini masih banyak menyimpan misteri sekaligus sebagai lahan tantangan bagi para peneliti.

 

(Dinas Kominfo dan Persandian)

Share

SELAMAT HARI JADI BONE KE-687

PILIHAN BAHASA

Indonesian Arabic Chinese (Simplified) Dutch English French German Italian Japanese Korean Spanish Swedish Thai Vietnamese

Statistik Pengunjung

  • Content View Hits : 7655134
We have 229 guests online